Tulungagung dalam Camus

#seberapagregetlo Kita yang keringetan, ibuk kita yang ngamuk! Lima jam dalam Bus Rukun Jaya oper Bagong (Tulungagung-Malang) 24 Desember 2018 Perjalanan yang kulakukan bersama tiga anakku kali ini sungguh menyisakan banyak geleng-geleng kepala. Banyak nilai yang bisa kuambil tentu saja. Bagaimana tidak? Untuk mengamini naik bus bumel bersama satu anak 10 tahun, satu anak berusia…

Advertisements

Meniti Ratapan, Mengulang Duka

Malam ini, sungguh. Duduk di gazebo kayu, tanpa biasaku menulis biasanya. Meski kukuku agak panjang, dan aku tidak menyukainya, karena sering tersangkut di keyboard, malam ini tidak begitu. Mereka asyik kejang dengan sendirinya. Kuku terpanjang masih sedikit kotor. Kuku terpendek menuruti apa mauku, mengetik dengan begitu cepatnya. Mataku yang biasanya melihat lalu lalang pemudi atau…

Pejuang Kamar

Zaman berkembang. Mhahaha, mhihihihi, sedikit basa-basi, sudah bisa jadi rencana hebat. Seperti perjalanan kapan waktu. Cukup diawali dengan keinginan memperbaiki feed Instagram, kami bikin rencana bertemu. Kami ya tentu saja, Leli, Lukvi, dan Ariel. Biasa sekali. Pembukaan cerita yang sungguh ewer-ewer. Blog lain suka cerita tentang di mana kami menginap, makan apa saja, naik apa,…

Si Kecil Mulai Geli

Aku bingung mencari anakku. Padahal rumah kami tidak sebercanda kolam ikan Dao Ming Si, konglomerat dalam Meteor Garden. Harusnya kalau aku panggil, dia bisa dengan mudah mendengar, kemudian menjawabnya. Tapi tidak waktu itu. Hening. Pintu kamarnya tertutup. Tidak seperti biasanya kamarnya ditutup. Karena penasaran, aku mendekati kamarnya. Tanpa basa-basi dan kurang sopan santun, aku membuka…

Long Live Your Heart

Aku milih tempat banget waktu mau nulis. Kenapa? Selain agak sedikit panjang, aku menghadiahi Hari Jumat panjangku dengan meja kayu, tanaman hijau di dalam gelas yang-pasti-jarang-diganti-airnya, lampu yang nggak temaram banget, matcha latte, dan salad buah. Ini tempat enak banget buat yhang-yhangan. Yakin. Kalau kalian terbiasa dengan diskusi panjang dalam mengisi sebuah hubungan, tanpa ingin…

Hi, Yes, I Would Like a Large Order of Attention Please!

2018. Tidak cukup hanya cantik dan alis setebal kepompong umur sepuluh hari, perempuan harus punya karakter, harus punya sisi menggemaskan, sedikit jual mahal, dan sedikit sisi yang-jika-dilihat-harus-bikin-penasaran. Hei, lelaki! Pernahkah kalian bertemu wanita yang membawa tas setara beras organik lima kiloan? Belum ada yang meneliti, mengapa wanita dengan bahagianya membawa tas sebesar itu. Tapi kalian…

Quick Memo Penyelamat Anak Bangsa

Suka bingung gitu kalau mau nulis sesuatu. Kadang, hasrat mau nulis itu keluar di jam-jam padat kerja. Sekelompok kata tiba-tiba muncul kayak gelembung yang dijual di perempatan jalan, di second city, alih-alih bikin anak kecil hepi, yang ada malah bikin mamaknya ngomel-ngomel nggak karuan, “Ini apaan, sih? Masak gelembung bau sabun colek?”. Banyak ide yang…

Uniform-Sierra-Echo-Lima Sampai Tua

Ronde kedua setelah 10 menit pertama morning routine adalah berpikir, hari ini ada kejadian apa lagi,ya? Apa yang ada di luar pintu kamar itu sebenarnya? Sudah siap sedih? Sudah siap bahan untuk membuat bahagia makhluk lain? Sudah siap dibuat muak? Sudah siap bosan? Sudah in the mood for your love, meski semalam lalu terlibat pertengkaran…

Namanya Juga Partikelir

Papa oh Papaaa.. Mau mbangun rumah di mana coba kalau harga tanah naik terus begini? Kalian kuliah di Yogya? Mantan anak rantau? Dulu ngekos Cuma 150 rebu per bulan? Pake banyak alesan pulak bayarnya? Berbekal mulut manis ke ibu kos, harga kamar bisa 150 ribu buat dua orang? Itu duluuu.. 2006. Yogya sudah panas, tapi…

Babon di Tengah Rubah

“Cantiiiikkkk..” “Hei, Jorjeessss..” “Adeeeekkk.. “ “Jigur! Susune gedi tenan, ndes. Minthal-minthul” Saya, satu dari jutaan wanita yang pernah mengalami catcalling. Disiulin seperti memanggil ayam babon yang kelaparan? Kur kur kur kur kur. Pernah. Sapaan absurd seperti “Kok cemberut aja, sih? Mau disenengin nggak?”. Come on. Come On. Situ Sule? Bahkan naik sepeda sekali pun, ada…